FKUB Kabupaten Sumba Tengah Belajar Toleransi ke Salatiga

SALATIGA – Belum melihat secara langsung kondisi tolersasi masyarakat Kota Salatiga, Forum Kerukunan Umat Beragam (FKUB) Kabupaten Sumba Tengah, lakukan kunjungan kerja.  Rombongan yang dipimpin Kepala Mesbangpol Kabupaten Sumba Tengah, Umbu Modo Dedo Ngara awalnya belum percaya Salatiga Kota Toleran. Hingga akhirnya melihat dari dekat, bagaimana kerukunan di Salatiga.

Pengakuan ini diungkap Umbu Modo Dedo Ngara saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Salatiga dan diterima Sekretaris Daerah Fakruroji, di Ruang Plumpungan Gedung Setda, Jumat (12/10).

Umbu Modo Dedo Ngara menjelaskan maksud kunjungannya bersama FKUB adalah untuk membuktikan secara langsung kabar bahwa Salatiga sebagai kota paling toleran.  “Saya sering menjadikan Salatiga sebagai referensi dalam setiap paparan di dinas yang saya pimpin. Dan ini adalah pembuktian kepada FKUB yang menantang saya untuk membuktikan kondisi Salatiga sebenarnya,” kata Umbu.

Turut mendampingi Sekda Forkopimda, Ketua FKUB Salatiga KH Nur Rofiq dan kepala Badan Kesbangpol Agung Nugroho, hadir pula jajaran pengurus harian FKUB Salatiga. Fakruoruji mengaku senang Kota Salatiga menjadi pilihan kunjungan kerja.

“Bapak wali kota juga menyampaikan salam kepada seluruh rombongan FKUB dan Kepala Kesbangpol Kabupaten Sumba Tengah. Beliau menyampaikan selamat datang kembali di Kota Salatiga Bapak Umbu Modo Dedo Ngara, setelah sekian tahun pindah tugas ke kampung halaman,” ujar Fakruroji, menyampaikan pesan wali kota.

Umbu juga mengutarakan kenapa Salatiga dipilih menjadi kota tujuan kunjungan.  “Beberapa alasan kami meilih kunjungann ke Kota Salatiga selain rasa penasaran adalah Salatiga mendapatkan predikat kota paling toleran dua kali berturut-turut, merupakan miniatur Indonesia, dan merupakan daerah cikal bakan berdirinya FKUB di Indonesia melalui Majelis PUASA,” terang mantan Kasubbid Wasbang Badan Kesbangpol Kota Salatiga ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *